Belakangan ini, sempat muncul isu mengenai kolaborasi antara dua perusahaan teknologi, Oppo dan Vivo, dalam mengembangkan kamera gimbal pocket. Meskipun rumor ini cukup menarik perhatian, kedua pihak telah memberikan klarifikasi bahwa mereka tidak memiliki kesepakatan untuk meluncurkan produk tersebut saat ini.
Ketidakpastian mengenai kolaborasi ini muncul di tengah pertumbuhan pesat pasar kamera handheld. Berdasarkan data terkini, pengiriman kamera handheld secara global mengalami lonjakan drastis dengan angka penjualan lebih dari 16 juta unit sepanjang tahun 2025, menunjukkan meningkatnya minat konsumen terhadap produk tersebut.
Khususnya, popularitas perangkat seperti DJI Osmo Pocket 3 juga menjadi tolak ukur bagi pertumbuhan segmen kamera kecil ini. Hal ini menyiratkan bahwa konsumen mencari kepraktisan dan kualitas yang lebih tinggi dalam fotografi dan videografi.
Mengapa Oppo dan Vivo Membantah Rumor Kerja Sama?
Alasan utama di balik bantahan Oppo dan Vivo adalah komitmen masing-masing perusahaan untuk fokus pada pengembangan produk secara independen. Meskipun ada ruang untuk kolaborasi, kedua perusahaan tampaknya lebih memilih kompetisi langsung dalam segmen yang sama.
Vivo, misalnya, sudah mengumumkan bahwa mereka tengah mengembangkan kamera Vlog dengan tim yang terlibat lebih dari 200 orang. Hal ini menunjukkan ambisi mereka untuk bersaing dalam pasar yang semakin ramai ini.
Sementara itu, Oppo juga diketahui sedang merancang produk serupa, yang diperkirakan akan diluncurkan pada kuartal keempat tahun 2026. Dengan kedua perusahaan berkomitmen untuk mengembangkan produk individual, tampak bahwa kompetisi di segmen ini akan semakin ketat.
Tren Pertumbuhan Pasar Kamera Handheld
Pasar kamera handheld saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Data menunjukkan kenaikan lebih dari 80 persen dalam pengiriman dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencerminkan permintaan yang mengesankan dari konsumen.
Kamera handheld semakin diminati karena kemudahan penggunaannya. Banyak orang saat ini mencari solusi praktis untuk merekam momen-momen sehari-hari mereka tanpa harus repot dengan peralatan yang besar dan kompleks.
DJI, sebagai salah satu pemain kunci di pasar, telah menunjukkan keberhasilan dengan produk-produk seperti Osmo Pocket. Keberhasilan ini turut mendorong pemain lain untuk ikut meramaikan pasar kamera pocket.
Persaingan yang Semakin Ketat Dalam Pasar Kamera Gimbal
Kompetisi di pasar kamera gimbal semakin intens seiring dengan semakin banyaknya produk yang diluncurkan oleh berbagai brand. DJl, Inspiron, dan beberapa perusahaan lainnya, menunjukkan bahwa permintaan untuk perangkat ini tidak bisa dianggap remeh.
Inspiron, misalnya, baru-baru ini meluncurkan Luna Ultra yang menjadi rival bagi produk-produk sejenis lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa banyak brand berusaha menarik perhatian konsumen yang mencari teknologi terkini dalam perangkat kamera mereka.
Dari segi fitur, DJI mengeluarkan produk Osmo Pocket 4P yang dilengkapi dengan dua kamera utama, menambahkan daya tarik baru bagi konsumen yang ingin bereksplorasi lebih dalam dalam dunia fotografi dan videografi. Inovasi tersebut juga menjadi tantangan bagi Oppo dan Vivo untuk menciptakan produk yang lebih unggul.









