Pemerintah Kabupaten Brebes mengambil langkah cepat dalam menangani kasus pembacokan yang menimpa satu keluarga di Kecamatan Brebes, Jawa Tengah. Seluruh biaya pengobatan untuk keempat korban akan ditanggung oleh pemkab, memberikan bantuan yang sangat diperlukan bagi mereka yang dalam situasi sulit ini.
Dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa malam, tiga dari empat korban dewasa mengalami luka serius dan harus menjalani operasi. Satu lagi adalah seorang balita yang mendapatkan luka sayatan meski tidak seberapa parah.
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengonfirmasi bahwa korban terdiri dari istri pelaku, ayah mertua, dan ibu mertua pelaku. Sementara itu, kondisi balita tersebut relatif lebih ringan dan tidak memerlukan penanganan yang sama mendalam.
Rincian Lebih Lanjut Tentang Korban dan Perawatan Mereka
Menurut Bupati, ketiga korban dewasa yang mengalami luka parah saat ini sedang dalam proses operasi. Mereka dikenal sebagai keluarga yang kurang mampu, sehingga pemkab memastikan tidak ada biaya yang dibebankan kepada mereka.
“Untuk biayanya, kami yang tanggung,” tegas Paramitha. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan kepada warga yang menghadapi kesulitan.
Lebih lanjut, Pemkab Brebes juga menawarkan program bedah rumah bagi keluarga korban. Ini adalah langkah tambahan untuk membantu mereka yang tinggal dalam kondisi rumah tidak layak huni meskipun memiliki lahan.
Tindakan Medis dan Evaluasi Korban yang Terluka
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Brebes, Aris Suparmiati, menjelaskan bahwa ketiga korban dewasa dalam keadaan sadar sebelum menjalani operasi. Salah satu dari mereka mengalami luka yang sangat serius, yaitu retak tulang tengkorak karena sabetan senjata tajam di bagian kepala.
“Kami berharap operasi ini berjalan lancar dan mereka segera pulih,” imbuh Aris. Ketahanan mental korban juga sangat diharapkan dalam proses pemulihan mereka.
Sementara itu, keluarga yang menjadi korban dari kejadian ini mengalami trauma mendalam akibat insiden tersebut. Kedatangan tim medis dan dukungan psikologis sangat penting untuk membantu mereka melalui masa sulit ini.
Proses Hukum dan Penangkapan Pelaku
Kejadian pembacokan yang menghebohkan ini dilaporkan terjadi akibat pertengkaran rumah tangga. Ayah mertua pelaku yang berusaha melerai pertikaian justru menjadi salah satu korban.
Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor, namun tim Resmob Satreskrim Polres Brebes segera melakukan pengejaran. Mereka berhasil menangkap terduga pelaku di wilayah Kota Tegal.
Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menemukan sebilah golok yang diyakini digunakan dalam pembacokan. Saat ini, kasus ini sedang ditangani secara serius oleh pihak kepolisian untuk memberikan keadilan bagi para korban.







